Pelatih asal Spanyol itu secara terbuka mengkritik proses terjadinya gol pertama Timnas Futsal Vietnam di babak kedua. Dia menyebutnya sebagai kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.
“Di babak kedua, saya bicara kepada pemain kita tidak boleh kebobolan. Kami kebobolan 2-1 dalam situasi konyol dengan penempatan pagar betis yang tidak bagus, kami seharusnya menempatkan pagar betis dengan cara yang berbeda, jadi saya mengakuinya sebagai kesalahan saya,” tuturnya.
Selain itu, dia juga menyoroti gol kedua Vietnam yang lahir dari situasi yang sebenarnya sudah sering dilatih.
“Menjelang akhir, kami kebobolan menjadi 3-2 dalam situasi kick in yang sudah kami latih berkali-kali. Itu adalah situasi yang seharusnya tidak membuat kami kebobolan gol tersebut,” tegasnya.
Di tengah kritik tersebut, Souto tetap mengapresiasi respons tim. Dia menilai gol ketiga Indonesia menjadi momen penting yang menjaga keunggulan.