Legenda Inter, Julio Cesar, ikut mengomentari insiden Lautaro Martinez marah saat diganti tersebut. “Dengan melihat cuplikan pertandingan, menurut saya Lautaro marah kepada pelatihnya,” ujar Julio Cesar via TMW, dikutip dari Football Italia.
Mantan kiper Timnas Brasil itu tampil sebagai salah satu pundit Amazon Prime Italia yang menyoroti jalannya laga Atletico Madrid vs Inter Milan. Dari tayangan ulang yang dia lihat, Julio Cesar menilai arah kemarahan Lautaro jelas tertuju kepada pelatih, bukan pihak lain.
Menurutnya, rangkaian gestur berupa gelengan kepala hingga botol yang dilempar di bench menjadi indikasi kuat ketidakpuasan Lautaro terhadap keputusan Chivu. Komentar Julio Cesar membuat reaksi Lautaro marah saat diganti kian ramai dibahas.
Di sisi lain, Inter sedang berada dalam periode hasil buruk. Kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid membuat Inter kini menelan dua kekalahan beruntun di semua kompetisi. Situasi ini ikut menambah tekanan di ruang ganti tim.
Inter dijadwalkan melawat ke markas Pisa pada laga berikutnya di Serie A, akhir pekan ini. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi I Nerazzurri untuk memutus tren negatif sekaligus meredam sorotan terhadap insiden Lautaro Martinez marah saat diganti dan hubungan sang penyerang dengan pelatihnya.