Sontak aksi Payet itu justru mengundang emosi suporter tuang rumah. Mereka langsung merangsek masuk ke lapangan dan mengejar Payet.
Situasi semakin panas di tengah lapangan. Hal tersebut membuat wasit terpaksa menghentikan laga itu.
Presiden klub Marseille, Pablo Longoria turut mengomentari kejadian terebut. Dia menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain.
“Kami tidak akan bermain! Kami tidak akan bermain!” ucap Pablo, dilansir dari Goal Internasional, Senin (23/8/2021).
Insiden pelemparan botol ini juga pernah dialami Marseille pada laga pembuka Liga Prancis kontra Montpellier. Saat itu, mereka juga dilempari botol oleh suporter tim tuan rumah dan mengakibatkan pemain Marseille, Valentin Rongier dipukuli.