Insiden bermula di masa injury time saat skor masih imbang. Wasit asal Kongo, Jean-Jacques Ndala Ngambo, memberikan penalti kepada Maroko setelah menganggap terjadi pelanggaran terhadap Brahim Diaz oleh bek Senegal.
Keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari para pemain Senegal. Pelatih Pape Thiaw bahkan memanggil anak asuhnya ke pinggir lapangan dan mendorong mereka meninggalkan pertandingan sebagai bentuk protes.
Tim Senegal sempat masuk ke ruang ganti selama beberapa menit, kecuali kapten Sadio Mane yang tetap berada di lapangan. Setelah itu, Mane berhasil mengajak rekan-rekannya kembali untuk melanjutkan pertandingan.
Saat laga dilanjutkan, kiper Edouard Mendy berhasil menggagalkan penalti Brahim Diaz. Pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu, dan Senegal akhirnya menang lewat gol Pape Gueye pada menit ke-94.
Meski sempat memastikan gelar juara, keputusan CAF kini menghapus kemenangan tersebut. Dewan banding menilai aksi meninggalkan lapangan lebih dari 10 menit sebagai bentuk penolakan bermain.