Salah satu pemain yang angkat suara adalah Gerard Martin. Dia menegaskan bola sebenarnya sudah aktif saat insiden terjadi.
“Dalam aksi itu, kiper meletakkan bola dan memainkannya. Bola sudah dalam permainan. Jelas pemain menghentikannya dengan tangan. Bisa jadi wasit tidak melihatnya karena situasinya agak aneh, tetapi dari VAR aksi itu harusnya terlihat. Bola dalam permainan dan dia menyentuhnya dengan tangan," kata Martin dikutip dari Football Espana.
Di sisi lain, kiper Atletico Madrid, Juan Musso, justru meredam kontroversi. Dia menilai insiden tersebut tidak layak dibesar-besarkan karena tidak memengaruhi jalannya pertandingan.
“Kalau kita merangkum pertandingan hanya dari momen itu… mari bicara soal pertandingan. Berhenti membesar-besarkan satu kejadian yang tidak menghasilkan apa-apa. Mereka bermain sangat baik. Mereka tim yang sangat bagus dan lebih unggul dari kami. Aksi Pubill tidak mengubah apa pun. Jika Marc ingin mengambil keuntungan karena ada tekanan, mungkin bisa ditafsirkan berbeda, tetapi tidak seperti itu. Bola tidak dalam permainan, wasit yang harus memutuskan. Wasit yang berwenang," ujarnya.
Berbeda dengan Musso, pemain Barcelona, Marcus Rashford, melihat kejadian tersebut sebagai pelanggaran yang sangat jelas. Dia menyebut keputusan wasit bertentangan dengan logika umum di sepak bola.