QINGDAO, iNews.id – Komentar Sumardji menjadi sorotan usai dia dijatuhi sanksi berat FIFA berupa larangan mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan dan denda 15.000 franc Swiss atau setara Rp324 juta. Ketua Badan Tim Nasional Indonesia itu memilih bersikap pasrah setelah banding yang dia ajukan resmi ditolak.
Sumardji mengakui keputusan tersebut terasa mengejutkan dan mengecewakan. Meski begitu, dia menilai putusan Komite Disiplin FIFA sudah bersifat final sehingga tidak bisa diubah.
“Sudah diterima saja namanya sanksi,” kata Sumardji kepada iNews Media Group, Kamis (5/2/2026).
Komentar tersebut disampaikan Sumardji setelah proses banding yang dia tempuh tidak membuahkan hasil. Dia menyebut penolakan banding tersebut terasa janggal jika melihat konteks insiden di lapangan.
“Sudah banding, ditolak. Saya merasa aneh sekali. Kecuali berbuat kekerasan, saya cuma mau menghalangi saat mau dikasih kartu merah,” ucapnya.