Kisah Raphinha: Dari Nyaris Terbuang hingga Jadi Pahlawan Barcelona di El Clasico

Abdul Haris
Rapinha merayakan sukses Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2026. (Foto: Sport Ilustrated)

Hansi Flick juga memberi pujian khusus terhadap mentalitas sang pemain. Menurut dia, intensitas dan daya juang Raphinha memberi dampak besar bagi keseluruhan tim.

“Mentalitasnya luar biasa. Dia punya dinamika yang memengaruhi seluruh tim. Dia memang sempat gagal di peluang pertama, tetapi di kesempatan kedua dia ada di sana, mencetak gol pertama dan memberi tim kepercayaan diri,” kata Flick.

“Ini yang dia bawa. Rapha di lapangan berarti intensitas tinggi, dan kami membutuhkan itu,” lanjut Flick.

Meski dikenal tangguh, Raphinha sempat absen hampir dua bulan akibat cedera hamstring. Pada periode tersebut, Barcelona menelan kekalahan dari Sevilla, Paris Saint-Germain, dan kalah di Clásico pertama musim ini.

Data berbicara jelas. Raphinha tidak menjadi starter dalam seluruh empat kekalahan Barcelona musim ini. Saat dia bermain sejak awal, catatan tim mencatat 13 kemenangan dan satu hasil imbang dari 14 laga.

Keputusan Raphinha bertahan kini terbukti krusial. Hansi Flick jelas bukan satu-satunya sosok yang bersyukur sang winger memilih tetap mengenakan seragam Barcelona.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
12 jam lalu

Joan Laporta Mundur dari Kursi Presiden Barcelona

Soccer
23 jam lalu

Barcelona Tolak Rp590 Miliar dari Galatasaray, Wonderkid 18 Tahun Jadi Harta Masa Depan

Soccer
24 jam lalu

MU Terbang ke Spanyol! Bidik Bek Brasil DNA Liga Champions

Soccer
1 hari lalu

Real Madrid Tumbangkan Valencia, Jaga Rekor Sempurna di 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal