Dia juga menjelaskan dampak fisik dari alat yang dipasang di tubuhnya. “Pada bulan pertama, sulit tidur miring. Tubuh berubah dan melihat perubahan di cermin bisa terasa menyakitkan,” ujarnya.
Namun, dia tetap menerima kondisi tersebut dengan sikap positif. “Saya tidak pernah kecewa. Saya merasa beruntung mengalami ini di usia yang tepat, 22 tahun,” katanya.
Bove mengungkap Mourinho memainkan peranan penting dalam masa sulitnya. Pelatih yang pernah menangani dia di AS Roma itu menunjukkan kepedulian secara langsung.
“Dia peduli pada setiap pemain yang pernah dia latih. Dia mengirim pesan kepada saya terlebih dahulu, tetapi saya tidak bisa membalas siapa pun, jadi dia mencari nomor orang tua saya,” ujarnya.
Dia menilai hubungan dengan Mourinho sangat spesial. “Saya memiliki hubungan luar biasa dengan dia. Mourinho adalah sosok penting bagi saya dan keluarga saya,” katanya.