“Memang benar kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk (Pan-gon) agar tetap bersama timnas. Namun karena alasan pribadi, kami harus menghormati keputusannya,” kata Yusoff, dikutip dari Makan Bola, Selasa (16/7/2024).
“Sepertinya tidak bisa diselamatkan. Rasanya gagal juga (tidak bisa menjaga Pan-gon). Kami merasa sangat kehilangan karena kami melihat dia telah melakukan sesuatu dan kami melihat kemajuan kami,” sambungnya.
Yusoff mengungkapkan sejatinya FAM benar-benar ingin kompatriot Shin Tae-yong itu tetap di Timnas Malaysia. Meski begitu, mereka sangat menghormati keputusan Kim Pan-gon tersebut.
“Kami sangat berharap beliau bisa membawa kami ke jenjang yang lebih baik, tapi pada akhirnya keputusannya sama, kami menghormatinya,” terang Yusoff.
Kim Pan-gon memang mampu membawa kesuksesan di Timnas Malaysia. Pelatih asal Korea Selatan ini berhasil membawa Harimau Malaya lolos ke Piala Asia 2023.
Sayangnya, dia belum bisa mengantarkan skuadnya ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 seperti Timnas Indonesia.
Sementara, FAM telah menunjuk sosok pengganti Kim Pan-gon. Sosok tersebut adalah Pau Marti Vicente yang akan dibantu oleh Elangowan Elavarasan sebagai asisten pelatih di Timnas Malaysia.