Ogawa menegaskan keamanan dalam pertandingan tidak hanya soal fisik, tetapi juga perlindungan dari tindakan diskriminatif.
Dia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di kompetisi usia muda maupun level profesional.
“Kita adalah manusia, tidak ada perbedaan. Harus saling menghormati,” ucap dia.
Menurut Ogawa, komunikasi di lapangan juga menjadi aspek penting dalam menjaga jalannya pertandingan.
Dia menjelaskan wasit tetap harus memberikan ruang dialog kepada pemain, terutama kapten tim, namun harus tetap singkat dan terkontrol.