Namun surat kabar Italia, Tuttosport, menyebut laporan tersebut masuk kategori berita palsu alias Hoaks. Tidak ada pertengkaran antara Spalletti dan Yildiz. Hubungan keduanya disebut terjalin sangat baik dalam waktu singkat.
Spalletti bahkan menegaskan dia menyayangi Yildiz seperti anak sendiri. Media berbasis di Turin itu juga menilai isu tersebut sengaja digulirkan untuk mengguncang konsentrasi Juventus menjelang leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 melawan Galatasaray.
Pada leg pertama, wakil Istanbul tersebut menang 5-2. Juventus kini menghadapi tugas berat di Allianz Stadium dan wajib mengejar defisit tiga gol untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.
Situasi ini membuat isu internal menjadi sorotan. Meski begitu, klarifikasi dari media Italia mempertegas tidak ada konflik antara pelatih dan pemain. Fokus Juventus kini tertuju pada laga penentuan di kompetisi Eropa.