Dalam laga melawan Como, Yildiz masuk sebagai starter. Namun kontribusinya terbatas dan Juventus kalah 0-2 dari tim asuhan Cesc Fabregas.
Pada menit ke-83, saat peluang membalikkan keadaan menipis, Spalletti mengganti Yildiz dengan Vasilije Adzic. Keduanya terlihat saling berbicara singkat di pinggir lapangan. Gestur tersebut memicu spekulasi.
Spalletti kemudian meredam isu tersebut. Dia menilai reaksi Yildiz muncul karena hasrat besar untuk tetap membantu tim, meski sedang mengalami masalah pada betisnya.
Media Turki, Fanatik, lalu mengklaim Yildiz menunjukkan kemarahan atas keputusan pelatih. Laporan itu cepat menyebar dan memunculkan narasi konflik internal di ruang ganti Juventus.