Kapten Timnas Putri Iran Kena Sanksi Brutal, Aset Disita usai Tolak Lagu Kebangsaan

Reynaldi Hermawan
Kapten timnas putri Iran Zahra Ghanbari disanksi pemerintah dengan penyitaan aset usai aksi protes di Australia. (Foto: The Sun)

TEHERAN, iNews.id - Kapten Timnas Putri IranZahra Ghanbari menerima sanksi berat berupa penyitaan aset setelah namanya masuk daftar “pendukung musuh” oleh pemerintah Iran.

Zahra Ghanbari termasuk dalam 400 warga Iran yang diumumkan dalam daftar tersebut pada akhir pekan lalu. Pemerintah Iran menargetkan individu yang dinilai memiliki keterkaitan dengan pihak luar serta kelompok oposisi di luar negeri.

Selain tokoh media, daftar itu juga memuat sejumlah atlet, aktor, dan eksekutif ternama. Ghanbari menjadi salah satu nama paling mencolok karena statusnya sebagai kapten tim nasional dengan 22 caps.

Dalam perkembangan terbaru, seluruh aset milik Ghanbari disita. Langkah ini mencakup pengosongan rekening bank hingga penyitaan properti bergerak dan tidak bergerak.

Kasus ini bermula saat timnas putri Iran tampil di Piala Asia di Australia pada akhir Februari. Dalam laga melawan Korea Selatan pada 2 Maret, para pemain melakukan aksi diam dengan menolak menyanyikan lagu kebangsaan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran

57 tahun lalu

Iran Tetap Main di AS saat Piala Dunia 2026, Tapi Menginap di Meksiko

57 tahun lalu

Timnas Iran Bawa 30 Pemain ke Turki Jelang Piala Dunia 2026, Visa AS Belum Keluar

57 tahun lalu

FIFA Tegaskan Iran Tetap Main di AS pada Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Pemerintah Italia Tegas! Tolak Mentah-Mentah Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal