Menurut Herdman, seluruh program dan pertandingan Timnas Indonesia saat ini disusun untuk membangun pengalaman bermain di level tertinggi. Dia ingin para pemain semakin matang saat menghadapi laga bertekanan tinggi.
“Kami harus belajar mendapatkan hasil melawan lawan-lawan kuat tersebut. Semua persiapan yang kami lakukan selalu diarahkan menuju 2030. Ini tentang memberikan pengalaman kepada kelompok pemain ini," sambung Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu juga menilai pengalaman internasional akan membantu perkembangan individu maupun kolektif tim. Kebiasaan menghadapi pertandingan besar dinilai menjadi fondasi penting sebelum tampil di Kualifikasi Piala Dunia.
"Pengalaman-pengalaman itu, baik secara individu maupun kolektif, akan terus berkembang seiring kami lebih sering bersama dalam situasi bertekanan tinggi agar siap menghadapi momen besar di Kualifikasi Piala Dunia," tutup Herdman.