Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Live RCTI! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026
Advertisement . Scroll to see content

John Herdman Bentuk Mental Baja! Timnas Indonesia Dilarang Takut Jepang dan Qatar

Senin, 11 Mei 2026 - 09:00:00 WIB
John Herdman Bentuk Mental Baja! Timnas Indonesia Dilarang Takut Jepang dan Qatar
John Herdman meminta Timnas Indonesia terbiasa menghadapi lawan kuat seperti Jepang dan Qatar demi memperbesar peluang lolos ke Piala Dunia 2030.. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski begitu, John Herdman meminta para pemain tidak gentar menghadapi tekanan. Pelatih asal Inggris tersebut menilai pengalaman melawan tim kuat menjadi langkah penting untuk memperkecil jarak kualitas dengan negara elite Asia.

“Piala Asia sangat penting dalam tujuan jangka panjang Indonesia karena kita harus mulai terbiasa bermain di luar Indonesia. Ini adalah langkah penting yang harus kita ambil,” kata Herdman dikutip dari situs Kita Garuda, Senin (11/5/2026).

Herdman menegaskan, Timnas Indonesia harus mulai terbiasa menghadapi lawan dengan level lebih tinggi jika ingin mewujudkan target tampil di Piala Dunia 2030.

“Pada saat yang sama, kita juga harus terbiasa menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dan menutup jarak yang saat ini masih ada antara Indonesia dengan Jepang atau Qatar. Jika kita ingin lolos ke Piala Dunia 2030, maka jarak itu harus diperkecil," tegas Herdman.

Semua Persiapan Timnas Indonesia Diarahkan ke Piala Dunia 2030

Menurut Herdman, seluruh program dan pertandingan Timnas Indonesia saat ini disusun untuk membangun pengalaman bermain di level tertinggi. Dia ingin para pemain semakin matang saat menghadapi laga bertekanan tinggi.

“Kami harus belajar mendapatkan hasil melawan lawan-lawan kuat tersebut. Semua persiapan yang kami lakukan selalu diarahkan menuju 2030. Ini tentang memberikan pengalaman kepada kelompok pemain ini," sambung Herdman.

Pelatih berusia 50 tahun itu juga menilai pengalaman internasional akan membantu perkembangan individu maupun kolektif tim. Kebiasaan menghadapi pertandingan besar dinilai menjadi fondasi penting sebelum tampil di Kualifikasi Piala Dunia.

"Pengalaman-pengalaman itu, baik secara individu maupun kolektif, akan terus berkembang seiring kami lebih sering bersama dalam situasi bertekanan tinggi agar siap menghadapi momen besar di Kualifikasi Piala Dunia," tutup Herdman.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut