Bagi Jakmania, pertandingan melawan Persib bukan sekadar perebutan tiga poin. Mereka menilai laga tersebut juga menyangkut harga diri dan kebanggaan klub ibu kota.
Jakmania juga memberi pesan khusus kepada para pemain Persija agar mampu menjaga emosi selama pertandingan. Mereka tidak ingin kesalahan pada pertemuan pertama kembali terulang.
Trauma kartu merah dan pelanggaran yang dianggap tidak perlu pada laga sebelumnya menjadi perhatian utama. Karena itu, suporter meminta pemain tampil lebih disiplin dan dewasa saat menghadapi tekanan di lapangan.
Meski begitu, Jakmania tetap meminta para pemain tampil penuh semangat dan bermain dengan hati demi membawa pulang kemenangan dari Samarinda.
“Kita semua harus bermain all out. Aamiin, aamiin besok kita meraih kemenangan,” tegas para Jakmania.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Jakmania memastikan tetap mengawal Persija walaupun pertandingan dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda. Suporter yang tidak bisa hadir langsung juga berjanji terus mengirim doa untuk tim kesayangan mereka.
Pertemuan emosional tersebut ditutup dengan para pemain dan Jakmania menyanyikan lagu “Kami Satu Jiwa Persija”. Lagu itu menjadi simbol persatuan dan tekad bersama jelang duel besar menghadapi Persib Bandung.