Persija menggunakan lima unit kendaraan taktis jenis Barracuda untuk menuju stadion. Pengawalan tersebut dilakukan sejak perjalanan hingga memasuki Ring 1 GBLA demi menjaga situasi tetap kondusif.
Meski mendapat pengamanan ketat, rombongan Persija tidak menghadapi ancaman ataupun teror dari suporter tuan rumah saat memasuki area stadion. Situasi terpantau aman dan terkendali.
Sementara itu, ribuan Bobotoh terus berdatangan ke Stadion GBLA. Suasana stadion dipastikan membiru dengan dukungan penuh untuk Persib dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia.
Sebanyak 26.000 lembar tiket pertandingan Persib melawan Persija telah terjual habis. Antusiasme tinggi tersebut tidak terlepas dari gengsi besar serta rivalitas panjang kedua tim.
Pertandingan ini memiliki arti krusial dalam perebutan gelar juara paruh musim Super League 2025-2026. Pemenang duel Persib kontra Persija dipastikan akan menyandang status pemuncak klasemen sementara.
Saat ini Persija dan Persib menempati peringkat kedua dan ketiga dengan koleksi poin sama, 35 angka. Keduanya hanya terpaut dua poin dari Borneo FC yang berada di puncak klasemen.
Dengan kondisi tersebut, laga di GBLA bukan sekadar soal gengsi. Hasil pertandingan akan menentukan siapa yang merangsek ke puncak dan menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim.