Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Sisa 250, Soroti Pemborosan Gaji Direktur-Komisaris
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:24:00 WIB
Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya
Presiden Prabowo Subianto (foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia tidak berpihak kepada satu negara atau kekuatan manapun karena menganut prinsip bebas aktif. Namun, Prabowo mewanti-wanti jika ada perangnuklir di belahan dunia lain, maka Indonesia bisa terdampak.

“Kita tidak bertikai, kita tidak bermusuhan sama siapa, tapi kalau ada perang nuklir di satu belahan dunia, kita akan kena dampaknya,” kata Prabowo saat Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026).

Prabowo mengungkapkan, teknologi bisa berdampak positif bagi manusia, seperti halnya nuklir. Namun, di sisi lain nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia.

“Sekarang kita lihat nuklir di satu pihak luar biasa bisa membantu manusia, energi yang sangat murah, energi yang relatif bersih, nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, ya, tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung saudara-saudara,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo menyinggung Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Dia mengingatkan penemu AI juga telah memberikan peringatan akan bahaya AI yang disalahgunakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut