Di sisi lain, Kamboja melangkah ke perebutan peringkat ketiga setelah mengalami kekalahan telak dari Thailand pada semifinal. Mereka tumbang dengan skor mencolok 0-4.
Kamboja sempat mampu menahan tekanan Thailand pada awal pertandingan. Namun gol Natthakit Phosri di babak pertama membuka jalan bagi dominasi tim Gajah Perang Muda.
Memasuki babak kedua, pertahanan Kamboja semakin kesulitan membendung serangan lawan. Dua gol Itthimon Tippanet dan satu gol bunuh diri Udom Sean membuat mereka harus menerima kekalahan empat gol tanpa balas.
Sementara itu, kegagalan Indonesia dan Kamboja ke final membuat partai puncak mempertemukan Thailand dan Australia. Kedua tim akan bersaing memperebutkan gelar juara Piala AFF U-19 2026 pada hari yang sama.
Laga final dipastikan berlangsung sengit. Thailand dan Australia saat ini sama-sama menyandang status sebagai tim tersukses sepanjang sejarah turnamen dengan koleksi lima gelar juara. Pemenang final kali ini akan berdiri sendiri sebagai pemilik gelar terbanyak di ajang AFF U-19.