Modal positif tersebut datang dari kemenangan atas Bhayangkara FC. Performa tim di laga itu dinilai meningkatkan kepercayaan diri.
Hodak juga menyoroti etos kerja PSIM. Dia menilai lawan sulit dikalahkan karena selalu bermain disiplin dan kompak.
"Kami fokus pada mereka yang memiliki organisasi yang baik dan sulit dikalahkan di semua pertandingan. Bahkan ketika kalah, mereka hanya kalah dengan selisih satu gol. Itu karena tidak ada yang bisa meremehkan tim yang bekerja sangat keras," tuturnya.
Bek Persib, Federico Barba, menegaskan kondisi mental tim sedang dalam tren positif. Dia menilai kekompakan tim menjadi kekuatan utama.
"Saya pikir dari pertandingan terakhir, kami mendapatkan banyak kepercayaan diri karena itu adalah laga yang sangat berat. Tapi kami berhasil melaluinya bersama-sama. Ini sangat bagus karena sekarang kami butuh energi lebih," katanya.