“Semua adalah hasil kerja para pemain yang memahami rencana latihan dan mampu menerapkannya di pertandingan. Melawan Persebaya, kami harus lebih agresif dalam menyerang, memaksimalkan transisi, dan bermain lebih vertikal untuk mencetak gol,” pungkas Marcos Santos.
Dari sisi rekor pertemuan, Persebaya masih unggul atas Arema FC sejak 2019. Dominasi Bajul Ijo menjadi tantangan tersendiri bagi Singo Edan.
Dalam 18 pertemuan terakhir, Arema FC meraih lima kemenangan, sedangkan Persebaya mencatat sembilan kemenangan dan empat laga berakhir imbang.
Fakta tersebut membuat jadwal Arema FC vs Persebaya kali ini dipastikan berlangsung sengit, sekaligus menjadi momen penting bagi Singo Edan untuk memutus tren negatif.