Italia Diminta Tinggalkan Tiki-Taka! Ruud Gullit: Kembali ke DNA Bek Tangguh

Reynaldi Hermawan
Ruud Gullit meminta Italia kembali ke DNA permainan bertahan kuat dan meninggalkan tiki-taka demi mengembalikan kejayaan. (Foto: KNVB)

MILAN, iNews.id - Ruud Gullit mendesak Italia kembali ke DNA permainan bertahan kuat demi memulihkan kejayaan setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.

Legenda AC Milan itu menyoroti perubahan gaya bermain Italia yang dinilai menjauh dari identitas aslinya. Dia menilai pendekatan modern seperti tiki-taka tidak cocok diterapkan oleh semua tim.

Gullit memiliki pengalaman panjang di Serie A pada era keemasan, saat setiap klub hanya diizinkan memiliki tiga pemain asing. Dia menjadi bagian trio legendaris bersama Marco van Basten dan Frank Rijkaard di AC Milan.

Dalam wawancara bersama Sky Sport Italia, dia memberikan pandangan tegas soal kondisi sepak bola Italia saat ini.

Italia Diminta Kembali ke Jati Diri

Gullit menegaskan Italia harus kembali mengandalkan kekuatan utama yang telah menjadi ciri khas selama puluhan tahun.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AC Milan Terbelah soal Pelatih Baru, Arne Slot Masuk Radar

57 tahun lalu

Rafael Leao Pilih Gabung MU, Pengakuannya soal Cristiano Ronaldo Jadi Sorotan

57 tahun lalu

AC Milan Persiapkan Presentasi Khusus untuk Pelatih Baru, Bukan Arne Slot!

57 tahun lalu

Rafael Leao Kirim Sinyal Perpisahan, Siap Tinggalkan AC Milan setelah Ukir Sejarah di San Siro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal