“Ada faktor manusia juga, kita tidak boleh lupa betapa sulitnya musim lalu bagi para pemain ini, tapi mereka menantang diri mereka sendiri, tidak mundur, dan selalu bereaksi saat menghadapi naik turun sepanjang musim.”
Chivu juga menyoroti tantangan di kompetisi Eropa musim depan. Dia menilai persaingan Liga Champions semakin berat, terutama dengan klub-klub Premier League yang memiliki kekuatan finansial besar.
“Tidak mudah, karena Anda menghadapi tim dengan level tertentu, terutama klub Premier League yang menghabiskan banyak uang untuk terus memperkuat tim. Banyak contoh tim yang menghabiskan banyak uang tapi tetap tidak menjamin sukses di Liga Champions.”
Terkait masa depannya di klub, Chivu memilih fokus penuh pada performa tim dibanding kontrak baru.
“Saya tidak pernah membicarakan ini dengan mereka, karena saya sibuk mencapai target Liga Champions. Apakah sudah tercapai? Belum juga. Saya bukan orang yang percaya takhayul, saya hanya ingin fokus pada sepak bola dan bukan masa depan saya.”