“Ini ada carter pesawat dari Bahrain ke China karena tidak ada connecting langsung, kita harus cari akal. Ini bukan memanjakan coach Shin atau pemain, ini keharusan mempersiapkan pemain kita sebaik mungkin,” ujar Erick.
“Ini bukan kemewahan, dan saya rasa tidak semua perjalanan timnas carter pesawat. Ini bagian memaksimalkan performa kita, kita punya mimpi yang sama. Kemarin Olimpiade kita hampir, kita usahakan piala dunia jangan sampai nanti hanya hampir, kalau bisa maksimal,” terangnya.
Perjuangan Timnas Indonesia akan dimulai dengan bertandang ke markas Arab Saudi di King Abdullah Sports City pada 6 September 2024. Kemudian menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 10 September 2024.