Tiga klub promosi lain yang sukses mendapatkan lisensi ialah Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC. Hasil tersebut membuat mereka memenuhi syarat administratif untuk tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pada kategori lisensi ACL 2, sebanyak 16 klub Super League dinyatakan lolos. Delapan klub memperoleh status granted atau lolos penuh tanpa catatan tambahan.
Klub yang mendapat status granted terdiri atas PSM Makassar, Dewa United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Borneo FC Samarinda, Persib Bandung, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta.
Sementara delapan klub lain memperoleh status granted with sanctions atau lolos dengan catatan administratif. Klub tersebut ialah Bhayangkara FC, Bali United, Arema FC, Malut United, Semen Padang, Persis Solo, Madura United, dan Persijap Jepara.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan proses licensing memiliki lebih dari 40 indikator penilaian. Penilaian dibagi ke dalam tiga kategori utama, yakni kategori A, B, dan C.