Baru pada menit 25, Les Etalons mampu mengancam gawang Tunisia lewat Steeve Yago. Namun, tendangan keras yang dilesatkannya mengarah tepat ke pelukan Bechir Ben Said sehinnga dengan mudah diamankan.
Dua menit berselang, gantian Tunisia yang menebar ancaman di barisan pertahanan Burkina Faso. Sayangnya, tendangan bebas Wahbi Khazri yang meluncur ke pojok atas gawang mampu ditepis oleh Herve Koffi.
Lima menit jelang paruh pertama usai, Djibril Outtara nyaris memecah kebuntuan. Akan tetapi, Ben Said dengan sigap menepis tendangan first time-nya.
Di penghujung waktu tamabahan babak pertama, akhirnya Dango Outtara mampu menghancurkan tembok kokoh pertahanan Tunisia. Dia melakukan aksi skill individu untuk melewati beberapa pemain lawan sebelum akhirnya menggetarkan jala gawang dengan tendangannya. Alhasil, Burkina Faso unggul 1-0 saat turun minum.
Unggul satu gol tak membuat Burkina Faso mengendurkan serangan di babak kedua. Mereka tetap tampil menyerang demi memperlebar keunggulan.