Super Elja nyaris saja membuka keran golnya di menit-menit akhir babak pertama lewat tendangan Haris Tuharea yang masih bisa ditangkap oleh Awan Setho. Hasil akhirnya, PSS Sleman dan Bhayangkara FC bermain imbang untuk sementara dengan skor 0-0.
Babak Kedua
The Guardian –julukan Bhayangkara FC- langsung tancap gas di babak yang kedua. Tim besutan Agung Sugeng Riyanto itu mendapatkan peluang emas pada menit ke-47 lewat sundulan Dendy Sulistyawan yang masih melenceng ke sisi kanan gawang PSS Sleman.
Kemudian dengan skema yang sama, Bhayangkara FC kembali mendapat peluang di menit ke-63. Hanya saja kali ini giliran sundulan Matias Mier yang masih melambung. Padahal, posisi Mier sudah sangat tepat untuk menjebol gawang PSS Sleman.
Petaka pun harus didapat Super Elja pada menit ke-70. Pasalnya, Bhayangkara FC sukses merobek jaring gawang PSS Sleman lewat sontekan Alex Martins Ferreira. Pemain berpaspor Brasil itu mampu memanfaatkan umpan matang yang diberikan Wahyu Subo Seto.
Di menit ke-81, Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 pemain setelah Nurhidayat diganjar kartu merah. Super Elja mampu menjebol gawang tim tamu di menit ke-88 lewat Ricky Cawor, hanya saja gol tersebut dianulir karena Ricky sudah dalam posisi offside.