Tetapi tak berselang lama dari pergantian pemain ini, tepatnya menit 37 Barito Putera justru menambah keunggulan. Tendangan keras Gustavo Tocantins memanfaatkan clearance dari bek Arema FC membuat bola direbut oleh Gustavo Tocantins dan diakhiri tendangan jarak jauh dari kotak penalti. Kedudukan 3-0 bagi Barito Putera.
Di menit 44 Barito Putera kembali nyaris menambah keunggulan melalui Gustavo Tocantins, bila sebuah umpan tendangan pojok dari Bayu Pradana tidak dihalau Julian Schwarzer. Babak pertama ditutup dengan skor 3-0 bagi keunggulan Barito Putera.
Tertinggal tiga gol membuat Arema FC melakukan perubahan. Lini belakang yang terlihat cukup mudah ditembus di babak pertama dibenahi Joko Susilo, dengan memasukkan Ichaka Diarra menggantikan Bayu Aji serta Hamdi Sula menggantikan Mikael Tata di awal babak kedua.
Gustavo Almeida cs langsung memimpin serangan di awal babak kedua. Arema FC mencoba lebih sabar dan meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Dedik Setiawan di babak pertama membantu Gustavo Almeida di lini depan yang sempat buntu.
Namun pertahanan ketat Laskar Antasari, yang digalang Renan Silva membuat Arema FC harus bekerja ekstra. Beberapa kali pemain Arema FC hanya bisa melakukan tendangan jarak jauh seperti yang dilakukan Ariel Lucero menit 54 yang masih menyamping di gawang Ega Rizky.