“Dia bilang, ‘Kamu tidak pernah bikin masalah di klub ini. Terima kasih atas jasamu. Kalau butuh apa pun, kami ada,’” ucap Sharpe.
Ketegangan kembali muncul setelah Sharpe merilis buku My Idea of Fun pada 2005 dan menyebut Ferguson sebagai “perundung”.
“Saya dengar dia marah karena itu. Mungkin itu alasan dia menjaga jarak,” tutup Sharpe, salah satu figur yang terlupakan dalam era keemasan Sir Alex Ferguson.