“Saya dan Ryan berlarian tanpa tahu siapa yang harus dijaga. Di babak pertama, permainan benar-benar lewat begitu saja,” tutur Sharpe.
Di ruang ganti, Ferguson meledak. “Dia bilang, kurang lebih, ‘Kalian benar-benar tidak berguna’,” kenang Sharpe.
Amukan itu berlanjut jauh melampaui sepak bola. Ferguson memberi perintah ekstrem.
“Besok kamu jual rumahmu, jual mobilmu, jual anjingmu. Kirim pacarmu pulang ke Birmingham. Kamu kembali ke mess,” ucap Sharpe menirukan perintah Ferguson.
Sharpe mengaku langsung mematuhi instruksi tersebut. “Saya pulang, bilang ke pacar saya harus pulang. Selesai sudah,” katanya.