Gagal Penalti di Final Piala Dunia 2022, 2 Pemain Prancis Kena Serangan Rasis

Cikal Bintang Raissatria
Prancis gagal menjadi juara Piala Dunia 2022 usai kalah adu penalti lawan Argentina. Kekalahan itu membuat 2 pemain Prancis jadi sasaran rasisme.(Foto: REUTERS)

Ujaran kebencian dan rasial yang ditujukan kepada dua pemain itu sangat disayangkan. Pasalnya, seperti diketahui ujaran kebencian dan rasisme sudah seharusnya dihilangkan dari dunia sepak bola.

Sementara itu, Tchouameni sendiri sudah buka suara usai kekalahan di final Piala Dunia 2022. Gelandang Real Madrid itu meminta maaf karena gagal menjalankan tugasnya dengan baik saat babak adu penalti.

“Kepahitan dan frustrasi akan membutuhkan waktu untuk dicerna. Sampai akhir, kami akan mencoba segalanya, mencoba segalanya. Saya mengambil tanggung jawab itu tidak berhasil dan saya yang pertama meminta maaf,” kata Tchouameni.

"Tapi saya yakin masa depan Tim Prancis cerah, terutama jika kami dapat mengandalkan Anda di pihak kami,” pungkasnya.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal