Tak hanya itu, ketujuh pemain juga dijatuhi larangan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola selama 12 bulan. Hukuman ini berlaku efektif sejak tanggal pemberitahuan keputusan. Dengan demikian, mereka dipastikan absen dari agenda klub maupun tim nasional sepanjang satu tahun penuh.
“Selain itu, masalah kelayakan para pemain untuk memperkuat tim nasional Malaysia telah dirujuk oleh Komite Disiplin FIFA ke Pengadilan Sepak Bola FIFA untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” tulis FIFA dalam keterangan resminya.
FIFA menegaskan bahwa FAM serta para pemain sudah menerima pemberitahuan resmi atas keputusan tersebut.
“FAM dan para pemain yang terlibat telah menerima pemberitahuan resmi atas keputusan Komite Disiplin FIFA pada hari ini (26/9/2025). Sesuai dengan ketentuan dalam FDC, mereka memiliki waktu sepuluh hari untuk meminta keputusan yang disertai alasan. Jika diminta, keputusan tersebut akan dipublikasikan melalui situs legal.fifa.com. Keputusan ini masih dapat diajukan banding ke Komite Banding FIFA,” tambah FIFA.
Kasus ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Malaysia yang tengah berusaha membangun kekuatan tim nasional melalui program naturalisasi. Selain merugikan reputasi federasi, larangan bermain selama 12 bulan juga membuat timnas Malaysia kehilangan sejumlah pemain penting dalam ajang internasional mendatang.
Dengan skandal ini, posisi FAM di mata FIFA kembali dipertanyakan. Hukuman denda miliaran rupiah dan larangan bermain setahun penuh diyakini akan memberi dampak besar, baik secara kompetitif maupun finansial, bagi sepak bola Malaysia dalam jangka panjang.