FIFA Diserang Kritik soal Water Break Piala Dunia 2026, Infantino Beri Klarifikasi

Abdul Haris
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Football Italia)

“Kami ingin memastikan semua tim bermain dalam kondisi yang sama di setiap pertandingan,” ujarnya.

Dia juga menyebut jeda ini bisa membantu pemain menjaga intensitas hingga akhir pertandingan.


Nasib Hydration Break ke Depan

Konsep hydration break sendiri bukan hal baru dalam sepak bola modern. Aturan ini pertama kali diperkenalkan secara luas pada 2014 setelah muncul kekhawatiran suhu ekstrem di Piala Dunia Brasil.

Saat ini, penggunaannya masih bersifat situasional, tergantung kondisi cuaca dan suhu di lapangan. UEFA sendiri tidak berencana menerapkan aturan jeda wajib di kompetisi seperti Liga Champions atau Euro 2028.

Keputusan FIFA terkait aturan ini untuk Piala Dunia 2030 yang akan digelar di beberapa negara masih menjadi tanda tanya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Drama Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Lolos 32 Besar, Meksiko Singkirkan Ceko

57 tahun lalu

Pesta Gol! Brasil dan Maroko Kantongi Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Swiss Juara Grup B Piala Dunia 2026, Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar

57 tahun lalu

Neymar Kembali ke Timnas Brasil di Laga Hidup-Mati Piala Dunia 2026, Ancelotti Buka Sinyal Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal