“Sepak bola adalah momen universal yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dan generasi,” ujar Eva Lusiana.
“Melalui berbagai aktivitas Piala Dunia 2026, kami ingin menghadirkan momen kebersamaan yang penuh sukacita dan berkesan, baik bagi para penggemar sepak bola maupun masyarakat luas. Kami ingin semua orang dapat menjadi bagian dari perayaan global ini dengan cara yang dekat dan relevan bagi masyarakat Indonesia," tuturnya.
Coca-Cola Indonesia membawa semangat Piala Dunia ke jalur harian masyarakat lewat instalasi bertema Piala Dunia di Commuter Line rute Cikarang (jalur biru) dan Bogor (jalur merah). Aktivasi ini menjangkau ribuan komuter Jakarta hingga akhir Juni, mengubah perjalanan rutin menjadi pengalaman visual yang sarat nuansa sepak bola dunia.
Tak berhenti di ruang transportasi publik, Coca-Cola juga menggandeng musisi Tanah Air untuk memperluas gaung kampanye. Nama-nama seperti Tiara Andini, Silet Open Up, Ecko Show, dan Eka Gustiwana terlibat dalam anthem lokal berjudul “Jump”.
Lagu tersebut merupakan adaptasi resmi berlisensi dari karya legendaris Van Halen rilisan 1984. Versi Indonesia dibalut ritme perkusi enerjik, melodi kuat, dan nuansa kebersamaan khas Nusantara untuk menyalurkan antusiasme Piala Dunia 2026 ke berbagai penjuru negeri.