Memasuki babak kedua, Milan terus menekan. Rafael Leao kembali membuang peluang pada menit ke-72 setelah tembakannya di dalam kotak penalti terlalu lemah dan mudah ditangkap Emil Audero.
Satu menit kemudian, Leao kembali mencoba peruntungannya lewat tembakan dari depan kotak penalti. Emil Audero lagi-lagi mampu menangkap bola tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-90. Strahinja Pavlovic mencetak gol pembuka dengan membelokkan bola hasil sundulan Koni De Winte yang tak mampu dihalau lini belakang Cremonese.
Tak lama berselang, Milan menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat. Rafael Leao menuntaskan assist Christopher Nkunku dan menjebol gawang Emil Audero untuk memastikan kemenangan 2-0.
Hasil ini membuat AC Milan mengoleksi 57 poin dan bertahan di posisi kedua klasemen Liga Italia. Sementara Cremonese tetap berada di peringkat ke-17 dengan 24 poin.
Kemenangan di Giovanni Zini menjaga tekanan Milan dalam persaingan papan atas. Gol telat menjadi pembeda dalam laga yang sempat berjalan alot hampir sepanjang pertandingan.