Lefundes juga menyoroti penyelesaian akhir timnya yang beberapa kali masih terbuang sia-sia. Namun dia tidak ingin terlalu keras karena menilai lini serang Borneo FC tetap paling produktif di kompetisi.
Dia menyebut timnya tetap menunjukkan identitas sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di liga musim ini. Efektivitas di babak kedua menjadi kunci utama kemenangan comeback tersebut.
“Tapi kemudian saya ingat bahwa kami adalah tim dengan serangan terbaik di kompetisi ini. Kalau saya marah, mereka akan bilang: 'orang ini gila, kita sudah cetak banyak gol dan dia masih mengeluh',” ujarnya.
Kemenangan ini membuat persaingan gelar semakin panas karena selisih poin tipis dengan Persib Bandung.
Borneo FC kini dituntut menjaga konsistensi di dua laga tersisa agar peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim.