Setelah cooling break, Persik Kediri meningkatkan intensitas serangan dan lebih menekan PSS Sleman. Skuat berjuluk Macan Putih itu beberapa kali mendapatkan peluang untuk mencetak gol, tetapi belum tepat sasaran.
Pada menit ke-40, Hariyanto Panto melepaskan tendangan keras yang sayangnya masih melambung jauh di atas gawang Sleman. Keadaan itu membuat skor bertahan hingga babak pertama usai.
Begitu babak kedua dimulai, baik Persik dan PSS sama-sama bermain menyerang. Hanya saja, kejadian itu membuat bola lebih banyak tertahan di tengah lapangan dan minim peluang tercipta.
Petaka bagi Persik, mereka harus bermian dengan 10 pemain sejak menit ke-51. Ahmad Agung menerima kartu kuning keduanya, usia menjatuhkan pemain PSS. Dia pun diusir oleh wasit.
Unggul jumlah pemain, PSS berusaha untuk menyerang. Mereka kemudian nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Tetapi, tembakan Irfan Bachdim masih bisa ditangkap kiper Persik, Dikri Yusron.