Ketika ditanya mengenai Gol Tangan Tuhan, Carmando memberikan jawaban dengan nada bercanda. “Semua orang mengatakan dia mencetak gol menggunakan tangan. Itu tidak benar, dia mencetaknya menggunakan kepala,” tuturnya sambil tertawa.
Carmando terus mendampingi Maradona sepanjang turnamen. Dia kemudian ikut terbang ke Argentina untuk merayakan keberhasilan La Albiceleste menjadi juara dunia bersama sekitar satu juta pendukung yang menyambut kepulangan tim.
Kenangan paling berharga milik Carmando dari turnamen tersebut adalah replika trofi Piala Dunia. Benda itu disimpan di brankas bank dan menjadi simbol hubungannya dengan Maradona.
“Sayangnya, trofi itu berada di brankas bank, bukan di rumah. Jadi, saya tidak dapat melihatnya setiap hari. Namun, benda itu menjadi kebanggaan dan kebahagiaan saya. Bagi saya, trofi itu mewakili Diego,” ucapnya.
Carmando mengenang Maradona sebagai sosok penuh kepedulian yang membantu banyak orang. Bagi dia, sang legenda bukan hanya pemain terhebat sepanjang masa, tetapi juga pribadi istimewa yang sulit tergantikan.
“Dia adalah orang terbaik di dunia, seorang pria luar biasa yang membantu banyak orang. Pria seperti Diego sudah tidak ada lagi,” tutup Carmando.