“Setelah mencetak gol kedua, Diego mendatangi saya, memeluk saya, lalu berkata, ‘Saya sudah bilang akan melakukannya dan saya berhasil,’” ujar Carmando.
“Sebelum pertandingan, dia mengatakan kepada saya, ‘Saya harus mencetak gol luar biasa hari ini. Saya tidak tahu bagaimana caranya, tetapi saya harus melakukannya.’ Dia benar-benar melakukannya,” lanjutnya.
Carmando menyebut Maradona selalu memenuhi perkataannya. Hal serupa pernah terjadi sebelum pertandingan Napoli melawan Juventus, ketika Maradona mencetak gol indah melalui tendangan bebas tidak langsung dari dalam kotak penalti.
Argentina dan Inggris sudah dua kali bertemu di Piala Dunia setelah duel 1986, yakni pada edisi 1998 dan 2002. Namun, laga semifinal di Atlanta kali ini terasa berbeda karena kedua tim bertarung untuk satu tempat di partai puncak.
“Mungkin peristiwa itu sudah terjadi 40 tahun lalu, tetapi hal seperti itu tidak pernah meninggalkan diri Anda. Memikirkan Argentina dan Inggris akan kembali bertemu, ini merupakan momen bersejarah,” kata Carmando.