Namun, Rice juga menyoroti peran Christian Norgaard dan Eberechi Eze dalam mengubah suasana tim. Padahal, Eze saat itu belum benar-benar menjadi pemain inti Arsenal.
“Saya tahu ada satu pemain, Norgaard, yang mengatakan hal sangat bagus. Martin juga memulai pembicaraan, tetapi Eze menutupnya dengan pesan yang sangat kuat,” ujar Rice, dikutip dari Metro.co.uk.
Rice menyebut Eze memiliki pengaruh besar karena sikap tenangnya di ruang ganti. Menurut dia, karakter Eze di luar lapangan sama seperti saat bermain.
“Dia sosok yang sangat tenang. Cara dia di lapangan sama seperti di luar lapangan. Dia membuat semua orang lebih tenang dan itu sangat bagus,” tutur Rice.
Rice juga mengungkap banyak pemain Arsenal mulai menunjukkan jiwa kepemimpinan sepanjang musim. Bahkan, beberapa pemain yang jarang disorot ternyata memiliki pengaruh besar di balik layar.