Yang mengejutkan, juga beredar foto selongsongan gas air mata yang kadaluwarsa.
Selain itu, Lokataru menemukan kejanggalan polisi seharusnya punya wewenangan melakukan autopsi. Tapi, autopsi justru tidak dilakukan. Kemudian, CCTV tidak dibuka ke publik oleh pihak kepolisian.
Selanjutnya, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris menyatakan pintu sudah dibuka pada menit 80. Namun, ada yang menutup kembali. Selain itu, tidak semua rekam medis dari RS diserahkan ke keluarga korban.
Bukan hanya itu, ada kesamaan ciri korban yang selamat dari gas air mata yaitu mata memerah sampai H+9. Terakhir, hasil visum keluarga yang meninggal dan luka yang diserahkan belum ada yang menyebutkan karena gas, hanya karena terinjak-Injak.
Berikut 11 Kejanggalan Yang Terkumpul Dari Berbagi Sumber
1. Adanya Pengerahaan Aparat Bersenjata Pada Pertengahaan Babak Kedua Tanpa Alasan Yang Jelas ( KonTras).
2. Ditembakannya Gas Pertama Ke Tengah Lapangan. (TGA).
3. Ditembakan Gas Ke Penonton Secara Acak Ke Semua Arah Tribun,, Di Tribun Timur, Utara, Selatan. (TGA).