Christian Eriksen Kolaps, Jose Mourinho Tak Berhenti Menangis dan Berdoa

Ibnu Hariyanto
Peristiwa Christian Eriksen kolaps di tengah lapangan saat Timnas Denmark melawan Finlandia membuat Jose Mourinho sedih. (Foto: Reuters)

Eriksen pernah bekerja bareng dengan Mourinho di Tottenham di tahun 2019. Kemudian Eriksen dijual Tottenham ke Inter Milan pada Januari 2020.

“Hari ini, saya tidak bisa berhenti memikirkan apa yang terjadi kemarin,” kata Mourinho kepada talkSPORT, dikutip dari Football Italia, Senin (14/6/2021).

“Saya pikir ini adalah hari untuk merayakan, bukan untuk bersedih," ujarnya.

Menurutnya, kejadian yang menimpa Eriksen telah menunjukkan besarnya rasa solidaritas dan saling menghargai di sepak bola. Dia mengaku tak berhenti menangis dan berdoa melihat Eriksen terjatuh di lapangan. 

“Saya berdoa kemarin, saya menangis kemarin, tetapi berapa juta yang melakukannya di seluruh dunia. Saya percaya banyak karena sepak bola dapat menyatukan orang," katanya.

“Kemarin, untuk alasan yang salah, sepak bola menyatukan orang. Pada akhirnya, kita bisa merayakan Christian masih hidup," tuturnya.

Jangan lupa! Siaran langsung pertandingan Euro 2020 dapat di saksikan di iNewsTV.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Jose Mourinho, Calon Presiden Real Madrid Ini Siapkan Pelatih Kejutan jika Terpilih

57 tahun lalu

Jose Mourinho Ingin Bawa Wonderkid Rp2,98 Triliun ke Real Madrid untuk Gantikan Vinicius Junior

57 tahun lalu

Jose Mourinho Minta 4-6 Pemain Baru,  Real Madrid Langsung Bergerak

57 tahun lalu

Jose Mourinho Sebut 2 Bek Paling Jenius: Bukan Pepe atau Sergio Ramos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal