Chivu Murka Inter Dikalahkan Udinese: Tampil Cantik Penting, tapi Harus Bisa Main Kotor Juga!

Abdul Haris
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Foto: Football Italia)

“Pada situasi sulit pertama, kami memberikan penalti. Setelah itu kami kehilangan ketajaman dan fokus. Kami bisa melihat kalau kami sedang kesulitan,” ucapnya.

Meski begitu, Chivu menilai ada perbaikan setelah jeda. Dia memuji determinasi dan grit pemain, walau pada akhirnya tetap gagal memanfaatkan peluang yang ada. 

“Setelah babak kedua kami tampil lebih baik, lebih bersemangat, lebih tangguh. Namun seiring waktu berjalan, kami kembali kehilangan ketajaman dan tidak mampu memaksimalkan peluang,” jelasnya.

Untuk membongkar pertahanan Udinese, Chivu bahkan memasukkan semua penyerang yang dimilikinya. Lautaro Martinez, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny dimainkan secara bersamaan. Sayangnya, kiper Udinese jarang benar-benar diuji. 

“Kami coba semuanya, termasuk memanfaatkan tinggi badan Pio untuk duel udara. Namun Solet dan Kristensen bermain luar biasa di lini belakang mereka,” kata Chivu.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Chivu Tak Panik! Inter Milan Kantongi Pengganti Ideal Denzel Dumfries

57 tahun lalu

Resmi! Napoli Permanenkan Rasmus Hojlund, MU Kehilangan Striker Rp913 Miliar

57 tahun lalu

Real Madrid Boyong Denzel Dumfries dengan Harga Murah, Inter Milan Pasrah

57 tahun lalu

AC Milan Terbelah soal Pelatih Baru, Arne Slot Masuk Radar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal