“Kalau ada yang cedera, kami harus melihat bagaimana kondisi skuad di posisi itu. Saat ini belum terjadi, tapi kami harus berhati-hati. Kalau memang diperlukan, tentu kami akan bertindak,” ujar Virkus, dilansir dari Rheinische Post, Senin (18/8/2025).
Meski demikian, Virkus juga memberi kabar yang cukup melegakan. Ia menyebut hasil pengecekan awal menunjukkan cedera Diks tidak terlalu serius.
“Dia sudah dicek lagi di ruang ganti dan kelihatannya tidak terlalu serius. Kami berharap dia bisa kembali berlatih dan bermain akhir pekan nanti,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Gerardo Seoane sebelumnya juga sempat menegaskan bahwa Diks mengalami masalah otot ringan, sehingga diganti sebagai langkah pencegahan. Hal ini membuat harapan cukup besar sang pemain bisa segera kembali merumput.
Borussia sendiri akan menghadapi Hamburger SV pada pekan pertama BundesligaLiga Jerman 2025-2026, Minggu (24/8/2025). Klub berharap Diks sudah pulih tepat waktu sehingga bisa menjalani debutnya di Liga Jerman dan tidak perlu ada langkah darurat di bursa transfer.
Kabar ini juga menjadi perhatian serius bagi Timnas Indonesia. Diks diproyeksikan memperkuat Garuda pada FIFA Matchday September 2025 menghadapi Kuwait dan Lebanon, serta babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Oktober. Oleh karena itu, situasi cederanya akan terus dipantau, baik oleh klub maupun federasi sepak bola Indonesia.