“Alasan di balik kemungkinan kepergian ini bukan berkaitan dengan urusan teknis, melainkan menyangkut kondisi pribadi sang pelatih asal Kroasia,” lanjut laporan tersebut.
Sinyal kepergian Hodak sebenarnya mulai terasa saat dia enggan membahas rencana jangka panjang bersama Persib. Dalam beberapa kesempatan, dia memilih merespons dengan nada santai ketika ditanya soal masa depan.
Usai memastikan gelar juara, Hodak menegaskan fokusnya masih pada agenda internal tim. Dia menyebut rangkaian perayaan menjadi prioritas sebelum mengambil keputusan pribadi.
“Target berikutnya, besok tentunya kita merayakan juara semuanya. Kemudian sorenya saya ketemu dengan Pak Glenn. Kemudian besoknya lagi di hari Senin kita ada acara untuk merayakan juara juga sama di rumahnya Pak Haji Umuh. Dan selanjutnya, liburan,” ujar Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).
Terlepas dari rumor tersebut, rekam jejak Hodak di Persib terbilang luar biasa. Dia tercatat memimpin tim dalam 116 pertandingan di semua ajang dengan catatan 67 kemenangan.