“Terutama Wiliam (Marcilio) dan (Uiliam) Barros sudah melakukan lari yang bagus, tapi pemain lain belum mengerti mereka,” ucap Hodak.
“Jadi ini bisa dipahami dengan berlatih bersama, jadi saya yakin ini bisa diperbaiki hingga liga dimulai,” tambahnya optimistis.
Pelatih asal Kroasia itu juga memuji kinerja pemain asing lain, termasuk Patricio Matricardi, yang baru bergabung dua hari sebelum pertandingan. Meskipun mengalami jet lag karena kurang tidur, Matricardi tetap berkontribusi cukup baik di atas lapangan.
“Dia mengalami jet lag karena hanya tidur 2-3 jam setiap malam, tapi dirinya ingin bermain. Karena itu kami memainkannya hanya 30 menit. Dia juga bermain cukup bagus. Itu normal, tiap pemain itu butuh waktu untuk lebih baik,” beber pelatih berkepala plontos itu.
Masalah Persib tidak berhenti pada chemistry dan adaptasi. Bojan juga mengungkapkan bahwa timnya belum bisa menurunkan enam pemain penting. Dua pemain asing, Julio Cesar dan Ramon Tanque, baru saja bergabung dan belum dalam kondisi optimal untuk bertanding.
“Kami kehilangan Dedi (Kusnandar) dan Rezaldi, mereka sudah kembali tetapi masih belum siap untuk bertanding,” ujar Bojan.
“Kami juga kehilangan Kakang (Rudianto) dan Robi (Darwis), jadi kami kehilangan enam pemain. Lima dari mereka adalah pemain bertahan. Jadi saat mereka kembali, ini akan menjadi tim yang berbeda,” tegasnya.