Kedudukan imbang membuat permainan kedua tim jadi sama-sama kuat. Bhayangkara yang tadinya mendominasi, kini mampu diimbangi dan kerap terjadi perebutan di tengah lapangan.
Di pengujung babak, Bhayangkara FC mendapatkan hadiah tendangan penalti. Ezzechiel Ndouasel yang menjadi eksekutor sukses menyarangkan bola ke sudut kanan atas gawang. Skor 2-1 untuk keunggulan Bhayangkara FC.
Babak Kedua:
Bhayangkara FC lagi-lagi berinisiatif menyerang lebih dulu. Hasilnya pada menit 47 Renan Silva mampu melakukan tendangan voli kencang ke arah gawang. Sayang bola hanya membentur mistar gawang.
Lima menit kemudian giliran Persiraja yang berinisiatif. Melalui sisi kanan penyerangan, Defri Rizki mampu mengumpan ke Paulo Henrique di dalam kotak penalti. Paulo pun mampu mencetak gol tapi dianulir karena lebih dulu terperangkap offside.
Memasuki 15 menit di babak kedua, baik Bhayangkara FC maupun Persiraja bergantian melancarkan serangan. Namun di sisi lain stamina para pemain sudah mulai menurun.