Dua asisten wasit itu bertugas dalam meninjau offside serta pelanggaran di dekat mereka dan yang tidak terlihat oleh wasit pertandingan atau wasit utama.
Karena tugas yang dibebankan berbeda, bayaran yang mereka terima juga lebih kecil ketimbang wasit utama. Asisten wasit menerima 2.500 dollar AS (sekitar Rp38,774 juta) untuk setiap laga penyisihan grup.
Untuk babak play-off atau gugur, mereka mendapatkan 5.000 dollar AS (sekitar Rp77,523 juta).
Jika asisten wasit bekerja sangat baik, bayaran diterima bisa mencapai 150.000 dollar AS (sekitar Rp2,235 miliar) selama turnamen.
Wasit keempat bertugas mengawal prosedur pergantian pemain dan memeriksa perlengkapan pemain atau pemain pengganti.