Pemerintah Italia kini tengah transfer eksekusi hukuman kepada peradilan Brasil dan menunggu peradilan tinggi untuk meratifikasi hukuman tersebut. Nantinya, Robinho akan menjalani hukuman penjara di negara asalnya.
Selain Robinho, seorang temannya, Ricardo Falco juga dijatuhi hukuman serupa. Falco juga terlibat dalam kasus pemerkosaan tersebut.
Sementara empat orang Brasil lainnya, yang juga terlibat pada pemerkosaan tersebut masih ditangguhkan kasusnya. Empat orang itu meninggalkan Italia ketika proses penyelidikan berjalan.
Sementara itu, Menteri Perempuan dan Hak Asasi Manusia Brasil, Damares Alves pun angkat suara terhadap kasus tersebut. Dia sangat mendukung hukuman sembilan tahun yang dijatuhi pengadilan Roma kepada Robinho.
“Segera penjarakan! Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Tidak ada pemerkosa yang boleh bertepuk tangan,” kata Damares dilansir Mirror, Rabu (19/1/2022).
Robinho sempat bermain untuk sejumlah klub selama proses bandingnya berjalan. Dia membela Atletico Mineiro, kemudian terbang ke Turki untuk merumput bersama Sivasspor dan Istanbul Basaksehir, sebelum kembali ke klub lamanya, Santos.
Pada 2020 silam, Santos enggan memperpanjang kontraknya. Robinho pun berstatus agen bebas sebelum memutuskan gantung sepatu.