“Oleh karena itulah kita harus berhati-hati untuk menyampaikan sesuatu, karena kaitannya bisa memperkeruh suasana yang terjadi di luar,” tegasnya.
Mantan kapten Timnas Indonesia itu juga menyindir netizen yang sering berkomentar tanpa dasar dan hanya mengikuti arus.
“Saya adalah pelaku sepak bola. Saya pernah berada di sana sebagai pemain, dan sekarang saya berada di klub. Jadi saya harus berkomentar berdasarkan data dan fakta yang dimiliki. Saya tidak bisa berkomentar sembarangan seperti orang-orang di luar sana karena saya pelaku,” ucapnya lantang.
Bepe menegaskan, dirinya menolak ikut-ikutan menuding tanpa memahami konteks teknis yang sebenarnya terjadi di balik kegagalan tim nasional. Ia lebih memilih berbicara berdasarkan realita, bukan emosi sesaat.
“Menurut saya, saat saya berbicara saat ini, saya belum memiliki sesuatu yang konkret terkait itu semua. Sehingga saya belum bisa memberikan analisis atau apapun yang bisa disampaikan,” paparnya.